Herman Li

02.26 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)


Lahir di Hong Kong, Herman Li adalah musisi yang otodidak, sebagian besar ia belajar gitar dari mendengarkan musik favoritnya dan menonton video.
Setelah bermain di sejumlah underground rock dan metal di London, Herman memutuskan satu-satunya cara bagi dia untuk maju, adalah untuk membentuk sebuah band. Pada musim panas tahun 1999, Herman menemukan sejumlah musisi di Inggris untuk membuat band baru yang sekarang dikenal di seluruh dunia sebagai DRAGONFORCE. Walaupun intensifnya world tours dengan DragonForce, Herman juga mempunyai waktu untuk menulis kolom bulanan gitar di majalah Total Guitar (Inggris).
Dia juga telah memberikan banyak konsultasi gitar di seluruh dunia, dan menampilkan pendekatan ke instrumen untuk membantu menginspirasi gitaris di seluruh dunia.
Herman Li juga terlibat dalam pengembangan gitar listrik, dan memberikan ide-ide baru untuk meningkatkan instrumen.

Herman Li memenangkan 'Best Shredder' penghargaan tahunan di Metal Hammer Golden Gods Awards 2005. Bersama Sam Totman, Herman memenangkan empat kategori di Guitar World's Readers Poll 2007 untuk Best New Talent, Best Metal, Best Riff dan Best Shredders. Mereka juga memenangkan 'Best Guitar Solo' melalui lagu Through the Fire and Flames di Total Guitar. Herman dan partnernya Sam Totman telah bermain bersama selama bertahun-tahun, keduanya membuat dampak yang besar pada modern rock and metal scene.

Tahun 2007 Herman menerima undangan untuk tampil sebagai tamu khusus bersama dengan gitaris legendaris Steve Vai di Ibanez jem / RG model 20. Acara itu ditampilkan di Hollywood, California. Serta bermain di Steve Vai's set, Herman berbagi panggung dengan gitaris legendaris seperti Joe Satriani, Paul Gilbert, Tony MacAlpine dan Andy Timmons.

Di luar musik, Herman Li juga tertarik dengan teknologi, seni beladiri, dan dia sangat senang ikut pelatihan Brazillian Jiu Jitsu. Dia juga bisa berbicara tiga bahasa dengan lancar.

Label: , , , ,

Brian May

05.22 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)

Siapa yang tidak kenal Band legenda dunia, QUEEN, yang lahir di Inggris tahun 1970. Lengkap dengan karakter musik rock progresive atau Classic Rock, dikenal sebagai salah satu grup yang hampir semua personilnya adalah orang-orang yang sebenarnya adalah akademikus. Queen yang dimotori oleh Freddie Mercury (Piano/Vocal), Brian May (Guitar), Roger Taylor (drums), John Deacon (Bass) berhasil menghipnotis dunia melalui karya-karya besarnya. Kekuatan music yang dilahirkan Queen ternyata bukan hanya sekedar lahir dari ekspresi musisi saja. Queen dibangun oleh orang-orang cerdas.

Seperti salah satunya adalah Brian May, sosok musisi gitar rock yang paling progressive. Gaya clasical musik yang berbaur dengan deru electric guitar rock yang pastinya lengkap dengan efek-efek distorsi, sebagai salah satu kekuatan musik Queen.

Brian May (60), sebenarnya adalah seorang fisikawan. Dan bulan Agustus tahun ini (2007), Brian May meraih gelar doktor di bidang Astrofisika. Wow... rasanya jarang musisi yang juga menguasai ilmu-ilmu murni. Rasanya teringat filosof masa lalu, seperti Aristoles, Phytagoras, yang juga menguasai musik. Gitaris tangguh ini Februari 2008, tidak berhenti berkarya di usia yang tua. Ia diangkat menjadi seorang Rektor di Liverpool John Moores University, Inggris. Ia mengambil alih tugasnya itu dari Cherie Blair, istri mantan Perdana Menteri Inggris ,Tony Blair.

Sebenarnya, May memulai penyusunan disertasi Ph.D.-nya tahun 1974 lampau, namun meninggalkan kegiatan akademis seiring melambungnya popularitas band Queen. Sepeninggal mendiang Freddie Mercury November 1991, vokalis Queen yang didera AIDS, Brian May lalu memilih untuk kembali menekuni studinya mulai tahun 2006 lalu.

Ia mesti membersihkan tumpukan catatan kuliahnya yang tertutup debu karena terlampau lama terabaikan dan kemudian menyerahkan tesis doktornya bertajuk "Kecepatan Radial Dalam Awan Debu Zodiak" yang terdiri dari 48.000 kata kepada Kepala Departemen Astrofisika Imperial College, Profesor Paul Nandra. Tugasnya sebagai rektor kehormatan akan meliputi memimpin upacara wisuda dan mewakili universitas di berbagai kegiatan khusus.

"Brian May adalah pribadi yang sangat berbakat yang mencapai sukses global bersama kelompok band rock Queen," kata kepala eksekutif dan wakil rektor universitas, Profesor Michael Brown, seraya berujar, "Dalam masa budaya pesohor kini, jarang ditemukan seorang yang dikaruniai kemasyhuran, nasib baik dan pengakuan internasional, namun tetap mempertahankan nilai-nilai keyakinan hakikinya, yakni terus belajar dan memperoleh pencerahan."

Label: , , ,

Eric Clapton

04.52 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)


Eric Patrick Clapton CBE (lahir di Ripley, Surrey, England, 30 Maret 1945; umur 63 tahun), julukan: "Slowhand", adalah gitaris sekaligus penyanyi, pencipta lagu, dan komponis asal Inggris yang pernah memenangi Grammy Award. Sebagai salah seorang musisi paling sukses di abad ke-20 dan abad ke-21, namanya diabadikan di museum Rock and Roll Hall of Fame sebanyak 3 kali (sebagai personil The Yardbirds, Cream, dan sewaktu berkarier solo). Penggemar dan kritikus musik menyanjungnya sebagai gitaris terbesar sepanjang zaman. menempati urutan ke-4 dalam daftar Gitaris Terbesar Sepanjang Masa yang diumumkan majalah Rolling Stone.[Selain itu, namanya juga masuk ke dalam daftar "100 Artis Terbesar Sepanjang Zaman" (The Immortals: 100 Greatest Artists of All Time) yang diumumkan majalah yang sama.

Sepanjang kariernya, Clapton dikenal memiliki gaya bermusik yang sangat bervariasi, namun semuanya berakar dari blues. Selain itu, nama Clapton dicatat dalam sejarah musik sebagai pencetus aliran blues-rock (bersama John Mayall & the Bluesbreakers dan The Yardbirds) serta psychedelic rock (sewaktu bersama grup musik Cream). Bukan hanya itu saja, lagu-lagu Clapton sukses dalam tangga lagu berbagai aliran, mulai dari delta blues (Me and Mr. Johnson) hingga kategori musik pop ("Change the World") dan reggae (sewaktu menyanyikan ulang lagu Bob Marley's "I Shot the Sheriff"). Clapton juga terkenal dengan lagu "Layla" sewaktu bergabung bersama grup musik Derek and the Dominos.

Label: , , ,

Jimi Hendrix

01.36 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)

James Marshall "Jimi" Hendrix (27 November 1942 – 18 September 1970) adalah musisi, penyanyi, penulis lagu, gitaris dan tokoh budaya Amerika. Ia sering disebut sebagai salah satu pemain gitar listrik paling berpengaruh dalam sejarah musik rock.

Hendrix adalah peringkat teratas dalam 100 gitaris rock terbaik , karya-karyanya seperti Little Wing , Voodo Child , dan Red House menjadi legenda di belantika musik rock dunia.

Banyak gitaris yang meniru permainannya seperti Joe Satriani , Yngwie Malmsteen , Steve Vai sampai Buckethead.

Namun Sayang usia Hendrix tidak bertahan lama , Dia meninggal di usianya yang masih muda yaitu 28 tahun

Label: , , ,

Buckethead

03.59 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)


Nama Asli : Brian Carroll
Tempat/Tgl Lahir : California, (tanggal lahir dirahasiakan)
Gaya Permainan : Rock, Shredd
Group Band Terdahulu : Deli Creeps, Cornbugs, Praxis, Cobra Strike, Buckethead (Solo), Primus (Ozzfest 1999), Giant Robot, Guns N' Roses
Group Band sekarang : solo artis
Pengaruh musikal : Yngwie Malmsteen, Paul Gilbert, Shawn Lane, Bootsy Collins, Angus Young, Bill Laswell, Bernie Worrell, John Zorn
Teknik Andalan : Chicken Picking, Sweep
Gitar Yang Digunakan : Jackson Flying V, Steinberger GS, ESP MII, Gibson Chet Atkins, Ibanez X-Series Flying V, Takamine Acoustic, '59 Les Paul Custom, Gibson SG. '69, Gibson Les Paul Custom
Ampli : Peavey Reknown, misc. Marshall & Mesa Boogie heads, Matt Wells head, Harry Kolbe Cabinets

Efek : Roland SE 50, Rocktron Intellifex, Rockman, Zoom, Alesis Midiverb II, Wah Wah, Lexicon JamMan, Electro Harmonix Micro Synthesizer, Pro Co Rat, Digitech Whammy Pedal, Misc Toys

Dikenal juga dengan nama Death Cube K, gitaris yang satu ini bisa dibilang merupakan yang paling unik dan misterius. Selalu memakai topeng dalam setiap penampilannya diatas panggung dan memakai gelas KFC sebagai penutup kepalanya. Meskipun begitu, sebenarnya ia adalah seorang gitaris shredder yang cukup mumpuni. Menurut kabar, ia pernah berguru dengan Paul Gilbert. Image yang ia bentuk, ia terinspirasi dari film Giant Robot dan The Texas Chain Saw Massacre. Aksi panggungnya terbilang hebat karena Buckethead sering bersolo gitar sambil bergaya seperti gerakan robot bahkan Moonwalk dan beberapa gerakan kaki yang biasa diperagakan oleh King of Pop, Michael Jackson.

Tak banyak yang mengetahui riwayat hidup yang sebenarnya. Biografi yang beredar di internet kebanyakan hanya sebuah teori yang tidak terjamin kebenarannya. Masa kecil Buckethead cukup berbeda dengan anak-anak sebayanya. Ia lebih banyak bermain dan besar dengan ayam. Hal tersebut yang mungkin juga menjadi inspirasi baginya untuk menampilkan image ayam. Ada yang bilang bahwa ia adalah anak/cucu kolonel Sanders (pendiri Kentucky Fried Chicken).

Ia telah merilis beberapa album solo dan sempat menjadi pengisi part gitar untuk film-film Hollywood bersama musisi Michael Kamen. Untuk album solo yang telah ia rilis diantaranya adalah Giant Robot (1994), Monsters and Robots (1999), Cuckoo Clocks of Hell (2004), Somewhere Over the Slaughterhouse (2001), , Population Override (2004). Dan album-album yang ia release dengan memakai nama Death Cube K Dreamatorium (1994), Disembodied (1997), dan Tunnel (1999).

Tahun 2001, Buckethead melakukan sebuah terobosan sebagai gitaris baru Guns N' Roses dan hadir di ajang musik rock terbesar didunia, Rock In Rio di Brazil. Namun kali ini ia tampil bersama seorang lead-gitaris lainnya, Robin Finck (mantan gitaris Nine Inch Nails). Di ajang tersebut Buckethead mendapat sambutan yang lebih meriah saat bersolo gitar dengan gaya khasnya dan berimprovisasi di lagu anyar November Rain. Setelah itu, ia tampil kembali bersama Guns N' Roses sebagai bintang tamu misterius di acara MTV Video Music Awards tahun 2002 yang berlokasi di Radio City Music Hall.


Sementara para fans G N' R menunggu-nunggu dirilisnya album terbaru Chinese Democracy karena ingin menyaksikan permainan asli dan menentukan siapa gitaris yang pantas menjadi pengganti Slash, Buckethead secara mendadak memutuskan keluar dari G N' R. Hal tersebut membuat G N' R membatalkan tampil di event Rock In Rio di Lisbon, Portugal.

Penampilannya yang misterius membuat orang-orang ingin mengetahui jati diri yang sebenarnya. Gosip yang paling sering beredar adalah Paul Gilbert merupakan sosok dibalik topeng Buckethead. Hal itu memang memiliki alasan yang kuat. Topeng yang dikenakan Buckethead mirip dengan wajah Paul Gilbert, kemudian tinggi badan yang sama dan gaya permainan shredd. Namun Paul sendiri membantah hal tersebut. Sekitar tahun 2004 lalu, beredarlah waja asli dari Buckethead.

Label: , , , ,

Michael Angelo Batio (English Version)

01.51 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)





Michael Angelo Batio
(pronounced /ˈbeɪtioʊ/,also known as Mike Batio or MAB) (born in 1956) is an American virtuoso guitarist and columnist from Chicago, Illinois. Considered to be one of the fastest guitarists in the world, Batio was voted the "No. 1 Shredder of All Time" by Guitar One Magazine in 2003. He was also listed as one of the "Top 100 Greatest Metal Guitarists of All Time" by Guitar World Magazine, for which he writes the column Time to Burn, and one of the "20 Greatest Shredders of All Time" by Total Guitar Magazine, both in April 2008.

Biography :

Early life and career

MAB started playing the piano and composing music at the age of five, and first played guitar at the age of ten, reportedly playing faster than his teacher within two years. At the age of fourteen he started playing jazz guitar, and within two years he had won the Chicago-based "All-State Jazz Solo Award". He attended Northeastern Illinois University and achieved a Bachelor of Arts degree in Music Theory and Composition. After he had graduated, Batio looked to become a session guitarist in his hometown. When he asked for a job at a nearby studio, he was given a piece of music and simply asked to play it. Naturally, he managed to play it and added in some of his own improvisations and fills, making him the studio's primary call-out guitarist. As a session player, Batio recorded music for such companies as Burger King, Pizza Hut, Taco Bell, KFC, United Airlines, United Way, McDonalds, Beatrice Corp. and the Chicago Wolves hockey team.

Holland, the Michael Angelo Band and Nitro (1984–1993)

Batio began his recording career in 1984 when he joined new Chicago-based heavy metal band Holland, an eponymous project set up by ex-Steppenwolf singer Tommy Holland. With major label Atlantic Records, the band released their debut studio album in 1985 entitled Little Monsters, which saw moderate success in the United States. The band split up soon after, and a compilation of material from the Little Monsters sessions, Wake Up the Neighbourhood, was released in 1999 through Batio's label M.A.C.E. Music.

After the breakup of Holland, Batio started his own eponymous band with singer Michael Cordet, bassist Allen Hearn and drummer Paul Cammarata. The Band did not release any albums, though three of their songs appeared on the 1998 Nitro compilation Gunnin' for Glory.

In 1987 Batio joined glam metal artist Jim Gillette on his solo album Proud to Be Loud, before founding the band Nitro with bassist T.J. Racer and drummer Bobby Rock. In 1989 Nitro released their first studio album, O.F.R., from which they released two singles, "Freight Train" and "Long Way From Home". The music video for "Freight Train", which received much airplay on MTV, was notable for featuring Batio playing his now famous 'Quad Guitar', a notion which FHM Magazine voted one of the "50 most outrageous moments in rock history".

By 1992, Rock and Racer had been replaced by Johnny Thunder and Ralph Carter respectively, and it was in this year that they released their second studio album entitled Nitro II: H.W.D.W.S.. Included on the album was a cover of Ted Nugent's "Cat Scratch Fever", which the band also recorded a music video for. Nitro disbanded shortly afterwards.

Solo career (1993–present)

In April 1993, Batio founded his own record label, M.A.C.E. Music, which became one of the first labels online in 1996.He used this label when he began recording his first album, No Boundaries, which he released in 1995. Batio's second studio release was Planet Gemini in 1997, which showed a very progressive, experimental side to his playing. In 1999, Batio released his first instructional video, Jam With Angelo, which came with his third studio album as a companion CD: Tradition. This was quickly followed by a fourth full-length album in 2000, Lucid Intervals and Moments of Clarity, which was credited to "Mike Batio and Rob Ross", the latter being the drummer. In 2003, Batio released his first DVD, the title release in his Speed Kills series, followed by the second, Speed Lives, in 2004. It was also in this year that Batio released a compilation album, Lucid Intervals and Moments of Clarity Part 2, which featured songs from Tradition and Lucid Intervals.

In 2005, Michael released his highly anticipated cover/tribute/studio album, Hands Without Shadows, which featured guest appearances from such musicians as Mark Tremonti (of Alter Bridge fame), Rudy Sarzo (of Ozzy Osbourne, Quiet Riot, Whitesnake and Dio fame) and virtuoso newcomer Bill Peck. In 2006, DVD Speed Kills 2 was released, in addition to the first in the new Hands Without Shadows series, Performance. Batio's latest release came in 2007, when his first two albums - No Boundaries and Planet Gemini - were remixed and remastered with additional drums, for an album entitled 2 X Again; the title of a song from the first album. Angelo also released three DVDs in 2007: Speed Kills 3, 25 Jazz Progressions and MAB Jam Session.

Two DVDs were slated for a 2008 release, one that focuses on neo-classical techniques and concepts and another which contained Batio's live performance at the Simi Valley Cultural Arts Center on July 9.One of these DVDs was apparently to be entitled The Neoclassical Power Approach, according to the flyer for the aforementioned concert.

Film Appearance

In 1991, Batio's guitar work appeared in the low budget horror film Shock 'Em Dead, recording tracks for the soundtrack as well as playing the guitar parts of the demonically possessed main character Angel Martin in close ups.

Style

Batio is (self-taught) ambidextrous, able to play two guitars at the same time either in synchronization or using separate harmonies, as shown when he plays his famous Double-Guitar. Though naturally left-handed, he plays as a right-handed person when playing one guitar. Batio invented the "Over-Under" technique, which involves flipping his fretting hand over and under the neck, playing the guitar both regularly and like a piano.

Batio taught guitarist Tom Morello (of Rage Against the Machine and Audioslave fame) while at college. Morello has credited MAB with teaching him in a feature article in Guitar World Magazine in 2005. Michael also gave lessons to guitarist Mark Tremonti after Creed broke up and Tremonti wanted to learn more techniques.

Equipment

Guitars

Batio is an exclusive user of Dean Guitars, both electric and acoustic. In 2007 he designed and developed a signature guitar with Dean, known as the MAB1 Armorflame. ;Pickups Another signature piece of equipment Batio developed is the "MAB Hands Without Shadows" pickup, which he uses in his Double Guitar when touring. The pickup is specially designed for shred guitar, and provides the clean tone Batio is accustomed to. The Armorflame, Batio's signature guitar, uses EMG 81, 85 and SA pickups.

Earlier on in his career when he was first endorsed by Dean guitars he also embraced Dean's tradition of popularising Dimarzio pickups and had used Dimarzios in his guitars. These include the Dimarzio PAF, Super Distortion (sometimes using the Super Distortion both in the neck and bridge position, like how he did in his Gibson Charvel Circuit Board double guitar. This was the main setup during the recording of No Boundaries). Batio has also used pickups of other brands including Seymour Duncan, namely the Pearly Gates and JB models and also Bill Lawrence pickups. Currently other than using EMGs in his signature guitar he also has a collection of the other brand pickups in his Dean limited edition collectors' models, such as Dimarzio Custom Super Distortions (based on the Super 2 and Super Distortion) in his USA Dean Time capsule Blue Burst ML and the Seymour Duncan pair he used (refer to above) in his USA Dean Collectors edition Hardtail.

The Double-Guitar

Batio was the inventor of the Double-Guitar, a V-shaped, twin-neck guitar which can be played both right- and left-handed. The first version of this instrument was actually two separate guitars simply played together, as opposed to being one entity. A Flying V was fastened to a snare drum in a left-handed position, while another one was strapped around his shoulder. The next version of the guitar, as designed by Batio and guitar technician Kenny Breit, featured a flight case latch attached to the back of each guitar, which could reportedly be assembled in five seconds. In October 2003, Dean designed and built the "Mach 7 Jet", and on March 6, 2007, the newest version was delivered to Batio. The original Double went on display at the Chicago Hard Rock Cafe 'wall of fame' before it was relocated to a HRC in Egypt. Its whereabouts are currently unknown.

When the Double-Guitar was first used in concert, Batio noticed that the guitars created a lot of feedback when played together. He decided that he needed to invent a way to 'dampen' the strings when both guitars were played at the same time, hence the invention of the "MAB String Dampener", which is now available to buy from M.A.C.E. Music.

The Double-Guitar was recently named as the 8th "coolest guitar in rock" by online music magazine Gigwise.

The Quad Guitar

As well as the Double Guitar, Michael Angelo also invented and designed the Quad Guitar. The guitar was originally built in conjunction with Gibson, and built by Wayne Charvel in California. The top two guitars have seven strings, while the bottom two have the regular six. The first Quad, as used in the video for Nitro's "Freight Train", was stolen in El Paso, Texas after the second show of Nitro's O.F.R. tour. When Batio was performing in November 2004, a young fan named Simon Jones and his father turned up with a guitar case which held inside the two top guitars of the Quad, as found by Mick Seymour. Dean designed and built a new Quad Guitar in 2007.

The Quad Guitar was recently named as the 2nd "coolest guitar in rock" by online music magazine Gigwise.

Effects

Batio's effects pedals are exclusively made by T-Rex, with whom he has also developed a signature model, the "MAB Overdrive".In his years with Nitro, Batio used Boss overdrive (DS-1, SD-1) pedals.

In the studio, Michael also uses the following effects pedals:

Amplification

Batio typically uses Marshall JCM 2000 amps on tour and for newer studio records. In the studio, he also uses the Marshall JMP-1 preamp and Rocktron Chameleon and Voodoo Valve preamps. During his years with Nitro, Batio used Randall amplifiers. He has been an avid Marshall amp user throughout his career and has used the JCM 800 (mostly Jose Arrendondo modified circuitry, very early in his career) and JCM 900 (especially when recording No Boundaries). Batio's cabinet setup consists of 4x12 Marshall cabinets loaded with Celeston vintage 30s and Greenbacks in mono and stereo.

Other equipment

Strings

Batio uses Ernie Ball guitar strings, favouring the .009 to .042 models for soloing and most rhythm guitar parts while thicker gauge strings are used for detuned guitars. The acoustic gauge is normally .010 to .046 or .011 to .052.

Picks

Michael uses black Dunlop Jazz IIIs as his guitar pick of choice, and has used the 'teardop' shape of pick since he first started playing. Different picks are sometimes used for acoustic work.

Solo discography


Label: , , , ,

Eddie van Halen

01.31 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)

Edward Lodewijk van Halen (Eddie Van Halen, lahir di Nijmegen, Belanda, 26 Januari 1955; umur 54 tahun) adalah gitaris grup musik Van Halen asal Amerika Serikat. Eddie Van Halen dikenal sebagai salah satu pemain gitar listrik yang memiliki banyak inovasi permainan sehingga namanya dikenal luas. Grup musik Van Halen sendiri populer di seluruh dunia pada tahun 1980-an.

Ia dan saudaranya, Alex Van Halen, lahir dari pasangan Jan Van Halen (1920-1986), seorang pemain saksofon Belanda yang memiliki keturunan Swedia, dan Eugenia van Beers (1914-2005), seorang Eropa-Indonesia (Indo). Keluarga ini beremigrasi pada tahun 1962 ke Pasadena, California. Di sini sang ayah segera mengajarkan anaknya bermain piano. Tak lama kemudian mereka beralih ke drum (Eddie) dan gitar (Alex), yang diberikan oleh sang ayah. Alex, yang lebih suka bermain drum milik Eddie, malah kemudian lebih mahir bermain drum sehingga Eddie beralih mendalami gitar. Selanjutnya, keduanya mulai sering mengisi kegiatan musik di sekolah dan berbagai tempat dengan mengajak beberapa pemusik lain. Pada masa inilah mereka memutuskan membentuk grup Mammoth. Setelah beberapa kali bekerja sama dengan David Lee Roth mereka memutuskan untuk menariknya menjadi vokalis, setelah sebelumnya Eddie mengisi posisi ini. Setelah merekrut Michael Anthony untuk posisi pemain gitar bas, maka lengkaplah formasi grup ini dan mereka mengganti namanya menjadi Van Halen pada tahun 1974.

Label: , , ,

Joe Satriani

01.24 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)


Joe "Satch" Satriani (lahir 15 Juli 1956 di Westbury, New York, Amerika Serikat) adalah seorang gitaris dan guru gitar. Ia memulai karirnya sejak umur 12 tahun. Beberapa muridnya yang telah menjadi terkenal adalah Steve Vai dan Kirk Hammett. Ia terkenal ketika menaruh lagunya di Internet, dan banyak orang suka lagu yang dia mainkan.




Diskografi

Label: , , , ,

Slash

01.01 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)

Saul Hudson (lahir 23 Juli 1965),lebih sering diketahui sebagai Slash sebagai nama panggungnya, adalah seorang gitaris berkebangsaan Amerika-Inggris. Slash adalah mantan lead guitarist Guns N' Roses dan sekarang sebagai lead guitarist Velvet Revolver.

Slash lahir di Hampstead, pinggiran kota London. Ayah Slash berasal dari Inggris, sedangkan ibunya keturununan Amerika-Afrika. Ibu Slash, Ola Hudsons, adalah seorang perancang pakaian yang bekerja untuk David Bowie, dan bapaknya adalah seorang seniman yang menyumbang ansambel hidup bagi musisi terkenal termasuk Neil Young dan Joni Mitchell. Slash dbesarkan di kota Stoke-on-Trent, Staffordshire, sampai ia berumur 11 tahun, saat orang-tuanya memindahkan keluarganya ke Los Angeles, California di pertengahan tahun 1970. Tetapi kemudian orang tua Slash berpisah, dan setelah itu, Slash tinggal bersama ibunya dan David Geffen. Dia diberikan nama panggilan "Slash" oleh teman keluarganya, [[Seymour Cassel]. Saat berumur 16, sebelum ia dikeluarkan dari sekolah Crespi Carmelite, Slash diberikan gitar pertamanya oleh neneknya. Gitar itu hanya mempunyai 1 helai tali (string). Dia menghabiskan setiap harinya untuk berlatih. Akhirnya, fokus seluruhnya dipertaruhkan atas musik dan dia membuat keputusan untuk berhenti sekolah. Di artikel majalah Rolling Stone, katanya:

My big awakening happened when I was fourteen. I'd been trying to get into this older girl's pants for a while, and she finally let me come over to her house. We hung out, smoked some pot and listened to Aerosmith's Rocks. It hit me like a fucking ton of bricks . I sat there listening to it over and over, and totally blew off this girl. I remember riding my bike back to my grandma's house knowing that my life had changed. Now I identified with something.

(Kebangkitan besar saya terjadi ketika saya berumur empat belas tahun. Saya sudah mencoba memasuki celana gadis ini yang lebih tua untuk sesaat, dan dia akhirnya membiarkan saya datang ke rumahnya. Kami berkeluyuran, menghisap beberapa batang dan mendengarkan lagu Aerosmith, Rocks. Itu memukul saya seperti tertimpa satu ton bata. Saya duduk di sana mendengarkannya berulang-ulang kali dan secara total mengesampingkan gadis ini. Saya teringat saat mengendarai sepeda saya kembali ke rumah nenek dimana saat itu saya mengetahui hidup saya telah berubah. Sekarang saya bisa memahami sesuatu.)

Disamping Aerosmith, pengaruh awal Slash termasuk AC/DC, Alice Cooper, Black Sabbath, Jeff Beck, Eric Clapton, Iron Maiden, Rory Gallagher, Jimi Hendrix, David Bowie, Led Zeppelin, Queen, Rolling Stone, Thin Lizzy, Van Halen dan Festival of Weeks. Pada tahun 1983, setelah gagal bergabung dengan Poison bersama teman masa kecilnya, Steven Adler, mereka bersama membentuk Road Crew. Slash menempatkan iklan di sehelai koran untuk bassis, dan setelah itu ia menerima jawaban dari Duff McKagan. Ketika Road Crew bubar, Slash bergabung dengan band lokal, Black Sheep. Diketuai oleh Willie Bass, band ini kemudian saling berbagi seorang agen dengan band lainnya, yang dikenal sebagai Hollywod Rose. Pada 1984, kedua band tersebut membuka untuk band Christian Metal Stryper. Setelah pertunjukan tersebut, Slash dan lead singer Axl Rose diperkenalkan kepada satu sama lain oleh seorang teman. Keduanya dengan cepat menjadi teman, dan setelah beberapa bulan, Slash dan Steven Adler diundang bergabung dengan Axl Rose, Duff McKagan dan Izzy Stradlin sebagai personel band, Guns N Roses.

Label: , ,

Paul Gilbert

05.29 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)

Nama Lengkap: Paul Brandon Gilbert Website Resmi: Paul Gilbert Tempat/Tgl Lahir: 6 November 1966 di Carbondale Illinois - USA. Group Band Saat Ini: Racer X Group Band Sebelumnya: Racer X, Mr.Big Pengaruh: Eddie Van Halen Pendidikan: Tamatan GIT (Guitar Institute Of Technology) dan Instruktur GIT. Gitar: Ibanez Paul Gilbert Model (PGM) Signature Series Keahlian: Alternate Picking, String Skipping, Arpeggio, dll.





Paul Gilbert merupakan salah satu dewa gitar seperti halnya Steve Vai, Yngwie, John Petrucci lainnya. Sebelumnya Paul dikenal melalui group bandnya Mr.Big, rekaman Mr.Big yang laku keras turut membesarkan nama Paul di dunia musik rock.

Paul sendiri sudah cukup mengegerkan dunia gitaris pada tahun 86-87 sebagai pemain gitar tercepat di dunia ketika Paul masih bergabung dengan group band Racer X. Teknik permainannya telah sempurna saat ia baru menginjak 17 tahun itu.

Pada usia 5 tahun (1971) Paul sudah mulai mempelajari gitarnya, 10 tahun berikutnya (1981) Paul coba mengirim demo rekamannya ke produser Mike Varney dan di luar dugaanya Mike sangat mengagumi permainannya di samping Tony Macalpine.

Pada tahun 1984 Paul pindah ke LA dan melanjutkan sekolah gitarnya ke GIT (Guitar Institute of Technology) dan kini telah menjadi instruktur sekolah gitar bergengsi ini.

Pada tahun 1986 dia bergabung dengan band pertamanya Racer X dengan album debutnya "Street Lethal ", kemudian "Second Heat" (1987) & "Live! Extreme Volume" (1988).

Pada tahun 1989 Paul meninggalkan Racer X dan bergabung dengan group band MR.BIG dengan pemain bass yang disegani "Billy Sheehan", vocalis Eric Martin dan drummer Pat Torpey.

Mereka meluncurkan album pertamanya "MR.BIG" dan MR.BIG tampil untuk pertama kalinya di Jepang pada bulan Oktober.

Selanjutnya Paul meluncurkan album berikutnya: "Live! Raw Like Sushi" (1990), "Mr Big - Lean into it" (1991), "Mr.Big - San Francisco Live" (1992), "Racer X - Live Extreme Volume 2" (1992), "Mr.Big - Bump Ahead" (1993), "Mr.Big - Live! Raw Like Sushi 2" (1994), "HEY MAN" & " The best of MR.BIG" (1996), "Hard Rock Cafe", " Live At Budokan " & solo " King of Club" (1997)

Lagu "To Be With You" (dari Album "Lean Into It") menduduki posisi pertama di majalah Billborad USA selama 3 minggu.

Pada tahun 1998 Paul tampil pertama kali di Jepang dengan solo albumnya. Paul meluncurkan album solo "Flying Dog". Tahun 1999 Paul kembali ke Jepang dan meluncurkan album solo kedua "Beehive Live" dan album ketiga Racer X "Technical Difficulties".

Tahun 2003 album Burning Organ dirilis, kali ini masuk ke label Indonesia dibawah naungan Staria Enterprise. Namun album berikutnya, Acoustic Samurai tidak lagi di Staria, melainkan berpindah ke label Variant Music. Kemudian Paul menggelar promo tur album "Spaceship One" hingga ke Indonesia. Hal ini disambut antusias oleh penggemar-penggemarnya, pasalnya banyak artis asal Amerika yang menarik diri karena takut disweeping oleh pihak-pihak tertentu.

Label: , , , ,

Yngwie Malmsteen

01.11 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)

Yngwie Johan Malmsteen, siapa sih yang gak kenal dengan nama itu, apalagi buat pencintamusik dan permainan gitar yang memukau. Sebenarnya, dia hanya seorang manusia biasa, sama biasanya dengan kita semua, tapi dengan talenta yang sangat hebat, khususnya maenin gitar dan tidak kalah dengan talenta yang dimiliki oleh Jimi Hendrix, yang ampe saat ini tenar sebagai pelopor permainan gitar modern. Oh ya, ada satu quote yang menarik yang di tempelin di website resmi-nya Yngwie Malmsteen, “The day Jimi Hendrix died, the guitar-playing Malmsteen was born“.

Giliran aku yang udah mulai demen yang namanya gitar, dan lagi seneng-senengnya dengan permainan gitar Ritchie Blackmore dan Eddie Van Halen, dimasa inilah aku mendengar untuk pertama kali-nya kegilaan permainan Yngwie Malmsteen


Dasar emang udah demen sama musik klasik, mulai aku cari tahu keberadaan musik yang dimainkan Yngwie Malmsteen ini, dan akhir-nya nemu kalau genre yang di-usung-nya itu namanya Neo-Classical Metal,

sebuah aliran musik pecahan dari heavy metal yang menggunakan komposisi dan elemen-elemen musik klasik sebagai dasar, kemudian dibumbui dengan tekhnik improvisasi yang menekankan pada kecepatan dan ketepatan tempo.

Satu Kata Hebat !!!. Komposisi musik klasik yang biasanya dimainkan dengan tempo yang berubah-ubah dan njelimet, dimainkan dengan sangat indah-nya lewat permainan jari-jemari-nya di atas fretboard gitar, pantas aja dia dijuluki sebagai si “Jari Setan” di dunita per-gitar-an, karena berdasarkan hasil survey, kecepatan dan ketepatan-nya dalam memainkan nada-nada dengan gitar belum ada yang menyamain ampe sekarang. Katanya sih dia punya formula untuk tekhnik arpeggio-nya yang dikenal dengan tekhnik shred, sayang-nya ampe hari ini, otak-ku masih belum mampu untuk memahami formula tersebut

Dari situlah perburuan-ku dengan lagu-lagu-nya Yngwie tepat dimulai, dan mulai paham dan ngeh bahwa ternyata ohhh yang namanya Neo-Classical Metal itu ternyata seperti ini. Beberapa nomor yang bikin aku gregetan dan bikin darah mendesir tiap kali denger lagu dari Yngwie Malmsteen ini adalah:
Carry On Wayward Son - Album Inspiration
Overture 1383 - Album Rising Force Marching Out
Faster Than The Speed Of Light - Odyssey
Blitzkrieg - Album Rising Force Alchemy
Like an angel (For april) - Album Facing The Animal




Sangat, sangat pantas kalau aku julukin dia sebagai legenda baru musik klasik yang gak kalah dengan Johan Sebastian Bach, Wolfgang Amadeus Mozart, atau Johann Strauss sekalipun, dengan kemampuan-nya menggabungkan komposisi musik klasik yang secara komposisi sangat kompleks, dengan permainan gitar modern. Dan bukan, bukan hanya permainan gitar-nya saja yang keren, lirik-lirik dari lagu yang diciptakan-nya sendiri juga penuh dengan makna yang dalam

Yngwie juga tidak segan-segan mengakui bahwa, Jimi Hendrix adalah salah satu inspirator-nya dalam bermain gitar, ini dibuktikan-nya dengan memainkan salah satu nomor dari Jimi, Spanish Castle Magic pada album Inspiration-nya, kebayang-kan gimana seorang maestro Neo-Classical Metal, ngemaenin blues dengan style-nya sendiri.

Edan Abieesss !!!

Label: , , , , ,

John Petrucci

23.55 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)


John Petrucci (lahir pada tanggal 12 Juli, 1967), adalah gitaris Amerika yang dikenal sebagai anggota pembentuk grup progresif metal Dream Theater. Dia juga seorang produser (bersama teman satu bandnya Mike Portnoy) dari semua album Dream Theater sejak rilis album Scenes From A Memory, pada tahun 1999.


Biografi

Petrucci besar di Long Island, tepatnya Kings park dimana Petrucci bersama John Myung dan Kevin Moore sekolah di tempat yang sama. Petrucci bermain gitar pertama kali pada saat berumur 8 tahun. Dan mulai bermain dengan sebuah band pada umur 12 tahun. Band dan gitaris yang mempengaruhi permainan gitarnya adalah Yngwie Malmsteen, Randy Rhoads, Iron Maiden, Stevie Ray Vaughn, Yes, Rush dsb. Karena saat itu sedang berkembang irama metal dan trash, Petrucci menambahkan pengaruhnya pada musik Metallica dan Queensryche.

Label: , , , ,

Steve Vai

23.43 / Diposting oleh ArmorFlames / komentar (0)




Steve Vai (lahir: Carle Place, New York, 6 Juni 1960) adalah gitaris, penulis lagu, penyanyi dan produser yang berasal dari Amerika Serikat.


Karir
Group Band Saat Ini: Steve Vai
Group Band Sebelumnya: Hot Chocolate, The Ohio Express, Circus, Rayge, Bold As Love, Axis, Morning Thunder, Frank Zappa, The Out Band, The Classified, 777, Alcatrazz, David Lee Roth, Whitesnake
Pengaruh: Joe Satriani, Frank Zappa
Gitar: Ibanez Universe, Ibanez JEM

Permainannya mulai dari blues, jazz, rock sampai klasik dan ethnic music. Permainan gitarnya pun tidak terbatas pada komunitas gitar saja tetapi juga bagi orang-orang awam yang tidak mendalami gitar.

Pada umur 6 tahun, Steve mulai belajar piano. Pada umur 10 tahun, Steve mulai belajar bermain akordeon. Pada umur 13 tahun barulah Steve mulai mendalami gitar dan sejak saat itu lahirlah seorang dewa gitar yang baru.

Steve Vai mengawali karirnya dengan album debutnya Flex-Able Leftovers pada tahun 1984. Pada tahun 1990, Steve merilis album keduanya yang berjudul Passion and Warfare. Album ini mendapat pengakuan internasional dan Steve memenangkan polling pembaca majalah Guitar Player dalam 4 kategori yang berbeda. Album Steve yang ketiga berjudul Sex & Religion dirilis tahun 1993 dan album keempatnya Alien Love Secrets dirilis tahun 1995. Pada tahun 1996 album kelima Steve Fire Garden dirilis.

Tahun 1999, Steve meluncurkan album keenamnya yang berjudul Ultra Zone. Dalam album ini Steve lebih banyak memfokuskan dirinya dalam komposisi lagu dan bereksperimen dengan gitarnya. Tahun 2001 album The Seventh Song dirilis dan album ini berisi lagu-lagu slow/ballad yang pernah dirilis Steve dengan ditambah beberapa lagu baru. Dan di tahun 2001 Alive in an Ultra World pun dirilis.

Steve Vai juga pernah memproduksi 2 album Natal yang berjudul Merry Axemas Vol.1 dan Merry Axemas Vol.2, juga konser G3 bersama Joe Satriani dan Eric Johnson/Kenny Wayne Shepherd dan terakhir John Petrucci turut juga bergabung dalam G3.

Belakangan ini Steve Vai lebih memfokuskan diri bereksperimen pada permainan gitarnya dan sekarang ini band Steve Vai ditambah seorang pemain bass yang sudah tidak asing lagi buat fans-fans rock tahun 80-an, Billy Sheehan.

Label: , , ,

Supported By